Senin, 30 Desember 2013

2013: Dia Penuh Kejutan



30 Desember, tak terasa 2013 sudah mendekati akhir ya. Tahun 2013 ini, terutama buat teman-teman angkatan 2013, pasti adalah tahun yang tak bakal dilupakan, begitu juga aku. Mengingat kembali apa yang terjadi setahun ini, sepertinya penuh kejutan ya, hehe. Tahun 2013 ini menurutku adalah tahun di mana kekecewaan dan penolakan berkali-kali saya rasakan, juga tahun di mana banyak mujizat terasa nyata buatku. Ini adalah sebuah kisah yang menurutku sih mujizat ya.

Sedikit mundur sejenak, Semua dimulai pas bulan September apa Oktober 2012 lupa, waktu itu Mendikbud ngumumin kalo jalur SNMPTN Tulis dihapus. *ketahuan nih mau cerita apa, hehe* Deg, jujur denger pengumuman waktu itu aku deg-degan banget, bukan apa-apa, nilai raportku semester 3 4 hancur banget. Asal tahu saja waktu itu belum ada pengumuman kalo ternyata hanya diganti namanya jadi SBMPTN. Waktu itu aku kaget, dan sedikit jengkel dengan keputusan itu *kan belum tau kalo cuma ganti nama*, saat itu aku sudah pesimis ga bakal lolos Undangan, dan ternyata akhirnya ya, hehe begitulah. Tanpa sadar, sepertinya malam itu adalah malam dari awal semua kisah ini.

Rabu, 20 November 2013

Siapa Lagi Kalau Bukan Kamu?


Halo semua! Pernah ga karena suatu lagu, terus temen-temen pengen banget bisa keliling Indonesia, Bisa menjelajahi betapa indahnya negeri ini ke tempat-tempat wisatanya dan menikmati kuliner-kulinernya yang khas, pernah ga? Kalau aku: PERNAH.

Semuanya berawal sekitar tahun 2011 akhir, saat itu temenku ada yang bersenandung nyanyiin suatu lagu ngerap tapi agak beda dari yang lain. Samar-samar kata-katanya juga nyebut-nyebut nama tempat,  penasaran aku tanya, dan ternyata judul lagu itu adalah

Sabtu, 09 November 2013

Alasan


Ini adalah alasan kenapa aku menulis. Yap, jujur sebelumnya aku dulu jarang dan kurang suka menulis. Tapi sekarang, ada beberapa hal yang bikin aku suka menulis, termasuk post di blog ini (padahal baru dua, tiga sama ini) :p


Dengan menulis, kita bisa mengembangkan wawasan dan bakat kita. Kita bisa mengemukakan apa yang ada di pikiran kita lho. Bukan itu saja, bahkan di jaman sekarang, sadar apa ngga, tulisan-tulisan kita tuh ibarat prasasti, ga percaya? Mbok percaya.. Jadi gini, lewat tulisan dan postingan, ide-ide kita, pemikiran-pemikiran kita, apa yang ada di otak kita tuh tak kan pernah mati. bahkan ide-ide kita itu mungkin saja bisa dibaca oleh anak cucu cicit kita sekian puluh tahun nanti. Max Havelaar-nya Eduard Douwes Dekker, Als Ik Nederlander Was-nya Ki Hadjar Dewantara  jadi contoh. Biarpun beliau-beliau sudah lama wafat, tapi ide, tulisan, pemikiran mereka pun masih bisa kita baca kan? Ga nemu hasil tulisan mereka? Search google dong..

Selasa, 22 Oktober 2013

Berjuang, Bersiaplah Kawan!



Halo, selamat sore, akhirnya bisa kembali lagi ngepost setelah lebih dari sebulan kemarin sibuk. Sore ini entah kenapa aku pengen nulis tentang yang dirasain pas kelas XII, yup gimana bisa masuk perguruan tinggi yang kita harapkan. mungkin emang agak kegasiken sih tapi gapapalah. *err kegasiken tuh bahasa indonesianya apa ya*


Saat sekarang mungkin temen-temen kelas 12 baru bingung nentuin mau ke jurusan apa, sama dulu aku juga gitu, masih belum begitu mantep buat milih jurusan. Milih mantepin mau ke jurusan mana dulu atau ke perguruan tinggi mana dulu? Itu terserah kamu, tapi kalau aku dulu milih buat mantepin mau ke jurusan mana dulu baru setelah itu milih mau ke perguruan tinggi mana. Yang pasti, sekarang udah saatnya buat nyari-nyari info dan mantepin pilihan jurusanmu, setidaknya besok akhir semester lima kamu sudah mantep dan punya gambaran.


Oh ya, selain itu, saat itu yang ada atau jadi fokus pikiran dari kami semua adalah cara masuknya,

Jumat, 16 Agustus 2013

Merdeka? Tunggu Dulu

Besok, tanggal 17 Agustus, hari di mana bangsa kita tercinta ini merayakan hari kemerdekaannya. Sudah 68 tahun negeri ini merdeka dari penjajahan kolonial Belanda dan Jepang. Tapi benarkah sudah benar-benar merdeka?

Merdeka itu bebas, bebas memeluk kepercayaan dan bisa beribadah dengan tenang;

Merdeka itu bebas, bebas untuk mendapat pendidikan dan kehidupan yang layak;

Merdeka itu bebas, bebas dari diskriminasi dan semua menerima perbedaan  dan keberagaman;

Merdeka itu bebas, bebas dari cengkeraman  korupsi dan suap;

Merdeka itu mandiri, mandiri dalam bidang pangan dan teknologi, tak lagi impor sana impor sini;


Merdeka itu mandiri, bisa menikmati gemah ripah loh jinawi tanah sendiri;

Sudahkah kita? Ini tugas kita kawan :)